Kompresor Udara

Pengertian dan Cara Kerja Kompresor Angin

Pengertian Kompresor Angin

Kompresor angin adalah mesin atau alat yang menciptakan dan mengaliri udara bertekanan. Kompresor angin biasa digunakan untuk pengisian angin ban, membersihkan bagian-bagian mesin yang kotor, penyediaan udara untuk proses pembakaran di ketel atau motor listrik, proses pengecatan dengan alat spray, dan banyak digunakan untuk alat-alat yang menggunakan sistem pneumatic.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Sewa Kompresor

Prinsip dan Cara Kerja

Prinsip dan cara kerja kompresor angin hampir sama dengan pompa ban sepeda atau mobil. Ketika torak dari pompa ditarik ke atas, tekanan yang ada di bawah silinder akan mengalami penurunan di bawah tekanan atmosfir sehingga udara akan masuk melalui celah katup (klep/valve) kompresor.

Katup (klep/valve) kompresor dipasang di kepala torak dan dapat mengencang dan mengendur. Setelah udara masuk ke tabung silinder, kemudian pompa mulai ditekan dan torak beserta katup (klep/valve) akan turun ke bawah dan menekan udara, sehingga membuat volumenya menjadi kecil.

Tekanan udara menjadi naik terus hingga melebihi kapasitas tekanan di dalam ban, sehingga udara yang sudah termampat akan masuk melalui katup (pentil). Setelah dipompa terus menerus tekanan udara di dalam ban menjadi naik. Proses perubahan volume udara yang terletak pada silinder pompa menjadi lebih kecil dari kondisi awal ini di sebut proses pemampatan (pengkompresan udara).

Prinsip dan Cara Kerja Kompresor Udara (Air Compressor)

Gambar 1. Prinsip dan Cara Kerja Kompresor Angin (Air Compressor)

Baca juga: Penggunaan Kompresor dalam Dunia Industri

Bagian-bagian Kompresor Angin

Kompresor angin di bagi menjadi dua bagian, yaitu Dynamic Compressor dan Displacement Compressor.

Dynamic Compressor

Bagian yang pertama yakni Dynamic Compressor. Pada bagian ini menggunakan vane atau impeller yang berputar pada kecepatan tinggi sehingga menghasilkan volume udara kompresi yang besar.

Dynamic Compressor memiliki dua jenis, yaitu kompresor sentrifugal (radial flow) dan aksial.

  1. Kompresor sentrifugal menggunakan sistem dengan putaran tinggi. Udara yang masuk melalui tengah tengah inlet kompresor dialirkan melalui impeller yang berputar di dalam volute casing sebelum keluar menuju outlet kompresor.
  2. Kompresor aksial menggunakan sistem putaran dinamis yang memiliki serangkaian kipas airfoil yang berfungsi untuk menekan aliran fluida. Kompresor aksial biasanya digunakan untuk turbin gas/udara seperti mesin kapal kecepatan tinggi, mesin jet, dan pembangkit listrik skala kecil.

Displacement Compressor

Displacement Compressor terbagi menjadi dua bagian, yaitu reciprocating dan rotary screw.

Reciprocating Compressor

Bagian ini sering juga di sebut sebagai kompresor piston/torak. Kompresor ini terdiri atas tiga jenis, yaitu:

  1. Pertama adalah kompresor sistem kerja tunggal, sama seperti sistem pompa sepeda dengan aliran keluar yang hampir konstan pada kisaran tekanan pengeluaran tertentu.
  2. Kedua yakni kompresor sistem kerja ganda di kompresor piston ganda port inlet dan outlet nya berada di kedua sisi. Kompresor piston tunggal dan ganda memiliki perbedaan di port inlet dan outlet nya.
  3. Terakhir, yaitu kompresor sistem kerja diafragma adalah jenis klasik dari piston dan mempunyai kesamaan dengan piston. Pada kompresor piston udara yang melewati outlet dan inlet nya diatur oleh piston, sedangkan pada kompresor diafragma menggunakan membran fleksible atau diafragma.

Rotary Screw Compressor

Bagian ini menggunakan proses mekanisme putar. Secara umum digunakan untuk menggantikan kompresor piston. Rotary compressor dapat mencapai udara bertekanan tinggi dengan kondisi volume yang lebih besar dan lebih populer di industri karena jauh lebih mudah dalam perawatan dan lebih awet. Rotary compressor memiliki beberapa macam tipe yaitu:

  1. Tipe Screw adalah rotary screw compressor dengan  menggunakan sistem screw (ulir) yang berputar sehinggah membuat udara di dalam terkompresi. Kompresor ini banyak di gunakan di industri besar yang membutuhkan udara dengan tekanan udara yang tinggi.
  2. Tipe Vane adalah rotary vane compressor menggunakan vane atau blade yang berfungsi untuk mengkompres udara yang masuk. Udara yang masuk dari port inlet dikompresi oleh vane atau blade yang berputar di dalam casing menuju sisi outlet.
  3. Rotary scroll merupakan tipe kompresor yang elegan. Jenis scroll kompresor menggunakan sistem penggulungan udara, gulungan tepi luar memerangkapkan udara dan ketika gulungan berputar, udara yang berada di tepi luar dari gulungan akan bergerak ke ruang tengah gulungan dan mengakibatkan pengkompresan udara di ruang tengah sebelum ke port outline nya.
Rotary Screw Compressor, Rotary Vane Compressor, Rotary Scroll Compressor

Gambar 2. Rotary Screw Compressor, Rotary Vane Compressor, dan Rotary Scroll Compressor

Nah, itulah informasi tentang kompresor yang tidak hanya digunakan dalam usaha skala kecil tetapi juga pada skala industri besar. Tentu saja, pemilihan jenis kompresor yang hendak digunakan harus sesuai dengan kebutuhan.

Artikel terkait

Prinsip dan Cara Kerja Screw Compressor

Pengertian dan Cara Kerja Kompresor Angin